Secara umum bahasa merupakan ungkapan pikiran dan perasaan seseorang/sekelompok kepada orang lain atau kelompok lain. Ungkapan dan pikiran perasaan disamping disampaikan secara langsung dapat juga disampaikan melalui bahasa tersendiri, termasuk tradisi lisan yang berbentuk tuturan/nyanyian di Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Kepulauan Selayar adalah Didek. Pengertian Didek adalah tradisi lisan yang berbentuk nyanyian berbalasan antara kelompok laki-laki dengan kelompok perempuan. Bahasa yang digunakan dalam seni bertutur ini adalah bahasa Makassar dialek Selayar.
Didek merupakan salah satu tradisi lisan milik masyarakat selayar, yang biasa dipertunjukan dengan upacara pesta panen dan upacara-upacara tertentu yang biasa dilakukan oleh pihak kerajaan. Kota Didek berasal dari Kosakata Bahasa Makassar dialek Selayar yang dalam Bahasa Indonesia berarti kegembiraan, ungkapan rasa gembira, rasa senang dan rasa bahagia karena memperoleh sesuatu. Didek adalah sebuah pertunjukan yang memiliki kemiripan dengan pantun akan tetapi tidak mengikuti kaidah pantun. Didek dipertunjukan secara berkelompok paling kurang empat orang terdiri atas kelompok laki-laki dan kelompok perempuan yang saling bernyanyi berbalasan.
 about-img

Destinasi budaya Lainnya

Terdapat banyak destinasi budaya yang wajib dikunjungi di Sulawesi Selatan