UMI Lepas 466 Mahasiswa untuk KKN Tematik Desa Wisata Program Disbudpar Sulsel 

 about-img
BANTAENG -- Kerjasama KKN tematik desa wisata Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Sulawesi Selatan dengan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar akhirnya terlaksana. Sejumlah 466 mahasiswa UMI memilih KKN  di desa wisata di Bantaeng.

Hal itu terungkap pada acara Silaturahmi antara Rektor UMI dan Pemerintah Kabupaten Bantaeng terkait KKN Tematik Desa Wisata, Rabu (8 Juni 2022) di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng.

Silaturahmi ini dihadiri langsung oleh Rektor UMI Prof Dr H Basri Modding bersama para dekan, direktur lembaga, dosen pembimbing KKN, jajaran akademik, hingga puluhan perwakilan mahasiswa KKN.

Bupati Bantaeng diwakili Sekertaris Daerah Pemkab Bantaeng Abdul Wahab beserta beberapa pimpinan OPD hingga camat dan lurah. Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Sulsel diwakili Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata Bruno S. Rantetana. 

Mahasiswa peserta KKN tematik desa wisata melaksanakan kegiatan KKN tematik desa wisata ini
di 34 desa yang tersebar pada 8 kecamatan. KKN yang memfokuskan segala kegiatan untuk memberikan support terhadap desa wisata ini diinisiasi Prof Muhammad Jufri selaku Kadis Budpar Sulsel.

"Mahasiswa kita selama mengikuti KKN tematik ini akan membantu pemerintah dalam pengembangan desa wisata dan desa religi," terang Ketua LPKM UMI Prof Ahmad Yani.

Setelah pulang dari lokasi KKN, lanjut Prof Ahmad Yani, UMI kembali akan menindaklanjuti kegiatan-kegiatan mahasiswa melalui para dosen dalam bentuk pemberdayaan masyarakat. Kegiatannya bisa berupa strategi pemasaran produk, pengembangan UMKM dan semacamnya.

Prof Basri Modding dalam sambutannya mengatakan bahwa program KKN tematik desa wisata ini merupakan bentuk dukungan UMI untuk pendidikan yang berkualitas dan wujud penerapan pentahelix pembangunan pariwisata. 

"Saya ucapkan terima kasih kepada Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Sulsel atas kerjasama yg terjalin pada program ini. Dan juga terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Bantaeng," kata Prof Basri mengapresiasi.

Sementara itu Sekda Bantaeng, Abd Wahab menyampaikan bahwa sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi pihaknya karena dipilihnya Bantaeng sebagai lokasi KKN tematik desa wisata.

KKN UMI di Bantaeng kali ini diikuti 1.288 mahasiswa di mana 466 memilih KKN tematik desa wisata.

"UMI merupakan kampus pertama yang telah melaksanakan KKN tematik desa wisata ini. Kami sudah menandatangani MOU dengan 10 kampus lainnya di Makassar untuk program yang sama dan juga segera memberangkatkan mahasiswanya," ungkap Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata Disbudpar Sulsel Bruno S Rantetana.

Berita Lainnya.

Dinas Pariwisata SulSel Gelar Pelatihan Pemasaran Bagi ASN Pariwisata

BULUKUMBA -- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Selatan (Disbudpar Sulsel) dengan dukungan Kementerian Pariwisata RI (Kemenpar RI) menggelar Pelatihan Pemasaran Bagi ASN Pariwisata, 2-4...

Pelajar Memperingati Sumpah Pemuda di Monumen Mandala

Makassar -- Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada Jum'at, 28 Oktober 2022 diwarnai dengan kunjungan sejumlah pelajar dari Sekolah Madania Kota Makassar yang berkunjung ke Monumen Mandala P...

Festival Budaya Benteng Somba Opu dimeriahkan 24Kab/Kota Se-Sulawesi Selatan

MAKASSAR, Dalam upaya lebih mengembangkan budaya daerah, UPT Taman Budaya Benteng Somba Opu melaksanakan kegiatan Festival Budaya Daerah. Event budaya ini digelar selama tiga hari mulai...

Rapat Koordinasi Tentang Strategi Digitalisasi Pemasaran Pariwisata Daerah

Selayar – Pada hari Minggu (23/10/2022), Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan : Prof. Dr. Muhammad Jufri, M.Si, M.Psi, Psikolog membuka Rapat Koordinasi tentang S...

KENALKAN POTENSI KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR, DINAS KEBUDAYAAN DAN KEPARIWISATAAN PROV. SULSEL MEMBUAT VIDEO PROFIL PARIWISATA

Minggu, 23 Oktober 2022, Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Prov. Sulsel mengadakan kegitan Pembuatan Video Profil Pariwisata di Kab. Kepulauan Selayar.   Hal ini dilakukan sebagai salah satu pr...