NGOPI DI BAWAH POHON: NGOPI DEMI KEMAJUAN PARIWISATA SULSEL

 about-img
Makassar – Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan (Disbudpar Sulsel) menggelar NGOPI DI BAWAH POHON yang membahas tentang isu hangat di sektor pariwisata yaitu kenaikan harga tiket pesawat dan pengaruhnya bagi pariwisata Sulsel pada hari Kamis (11/8) lalu.

Diskusi tersebut diadakan secara santai di bawah pohon yang berada di taman kantor Disbudpar Sulsel. Turut hadir Ketua ASITA , Ketua PHRI, Ketua GIPI, anggota BPPD Sulsel, Ketua SMSI Rasid Alfarisi, jajaran Kepala Bidang lingkup Disbudpar Sulsel dan media. Sekretaris Dinas Devo Khaddafi bertindak sebagai moderator diskusi yang berjalan dengan santai namun tetap seru. 

Devo Khaddafi menjelaskan bahwa tujuan diadakannya acara ini adalah sebagai wadah bertukar informasi dan mencari solusi bersama bagi setiap isu hangat yang berkembang di masyarakat, khususnya pada sektor kepariwisataan. 

Ketua ASITA Sulsel Didi Leonardo Manaba menjelaskan bahwa akibat kenaikan harga tiket pesawat saat ini cukup banyak calon wisatawan yang membatalkan atau mengatur ulang rencana berwisata ke Sulsel. Sementara Anggita Sinaga sebagai ketua PHRI Sulsel juga menyampaikan  bagaimana banyaknya kegiatan yang rencananya dilaksanakan di berbagai hotel terpaksa dibatalkan atau harus reschedule karena kenaikan harga tiket ini sejak Juli lalu. Bahkan menurut Anggiat, pihak hotel sampai harus ke Jakarta utk mengkonfirmasi kembali kegiatan-kegiatan yang akan di laksanakan tapi hingga saat ini belum mendapatkan jawaban yang menggembirakan. 

Devo juga menjelasan beberapa langkah yang tengah dipersiapkan oleh Disbudpar Sulsel, antara lain akan memperbanyak event untuk menarik wisatawan, selain itu langkah-langkah untuk melakukan promosi bersama dengan stakeholder kepariwisataan juga akan segera dilakukan. Disbudpar Sulsel juga akan meminta kepada Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI agak memberikan event dukungan bagi kegiatan G20 yg dilaksanakan di kota Makassar atau di Sulsel. 

"Kami sangat berharap dari diskusi yang ringan ini akan melahirkan sebuah langkah kecil namun kongkrit bagi pergerakan industri  pariwisata di Sulsel " ujar Devo Khaddafi sambil menutup acara NGOPI DI BAWAH POHON.

Berita Lainnya.

Disbudpar Prov. Sulsel Gelar Technichal Meeting Pekan Raya Sulsel ke-8

Disbudpar Prov. Sulsel Gelar Technichal Meeting Pekan Raya Sulsel ke-8.  Makassar, Rabu 21 September 2022, Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Prov. Sulsel bekerja sama dengan PT. ...

JAKARTA TRAVEL FAIR (JTF 2022) #JAKCATION, FEEL THE URBAN VIBES KEMBALI DIGELAR DI MAKASSAR

Makassar, Rabu, 14 September 2022. Membuka rangkaian acara Jakarta Travel Fair 2022,  Pemprov DKI Jak...

Sandiaga Uno Serahkan Penghargaan Desa Wisata Terbanyak untuk Pemprov Sulsel

BANTAENG -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno memberikan penghargaan untuk Pemprov Sulawesi Selatan saat berkunjung ke Desa Wisata Campaga, Bantaeng, Rabu (7 September ...

DISBUDPAR SULSEL MENGADAKAN WORKSHOP FOTOGRAFI UNTUK MEMPERTAJAM WARNA-WARNI KEMAMPUAN FOTOGRAFER LOKAL

Makassar – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kualitas dan kemampuan para pelaku industri kreatif, khususnya dari sektor fotografi, Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan ...

Disbudpar Sulawesi Selatan Menggelar forum Kerjasama Pokdarwis Di Toraja Utara.

TORAJA UTARA,  Disbudpar Sulsel melalui Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata melaksanakan kegiatan Forum Kerjasama Kelompok Sadar Wisata.  Kegiatan ini dibuka secara res...

UPT Taman Budaya Benteng Somba Opu Selenggarakan Temu Karya Koreografer

UPT Taman Budaya Benteng Somba Opu, bertempat di Baruga Benteng Somba Opu, Rabu, 24 Agustus 2022 melaksanakan kegiatan Temu Karya Koreografer. Temu karya ini diikuti koreografer dari 7 sanggar seni di...